Hadir Cakap Teacher Academy, Batch 2. Program Pelatihan Mengajar Digital

MM – Cakap Teacher Academy, merupakan program pelatihan mengajar digital, Untuk Batch 2. turut hadir memperkuat posisi Cakap sebagai perusahaan edukasi teknologi di Indonesia yang telah memberdayakan lebih dari 1000 guru lokal serta global yang berasal dari berbagai negara.

CEO & Co-Founder Cakap, Tomy Yunus, mengungkapkan, “Hal ini sesuai meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia lewat pemerataan akses pendidikan yang berkualitas,” Ujarnya dalam webinar (28/10), lebih lanjut ia ungkan bahwa Cakap berkomitmen untuk menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten dan profesional.

“Kami hadirkan kembali program Cakap Teacher Academy Batch 2 ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi pengajar yang secara langsung dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di tanah air, ” tambah Tomy Yunus.

Dalam kesempatan ini pula Rachmadi Widdiharto, Direktur Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, hadir memberikan dukungannya. Ia mengatakan bahwa “Peran guru merupakan ujung tombak bagi transformasi pendidikan. Hal ini menjadi sangat penting bagi setiap pihak untuk turut mendukung pemberdayaan guru dan tenaga pendidik.

“Cakap sebagai salah satu platform digital yang peduli dengan pengembangan kompetensi guru di Indonesia yang berdampak pada kualitas pendidikan Indonesia melalui sangat mendukung,” ujar Rachmadi Widdiharto. “Dan program Cakap Teacher Academy. ini saya berharap akan terus berjalan dan meluas hingga ke seluruh wilayah Indonesia.”

Menanggapi itu Cakap Teacher Academy juga memiliki misi yang sama untuk mendorong guru dan tenaga pendidik di Indonesia agar lebih paham digital. Cakap Teacher Academy yang diluncurkan beberapa bulan lalu telah sukses memberdayakan guru dan beberapa di antaranya berhasil bergabung menjadi bagian dari tim pengajar Cakap.

Program ini merupakan program sertifikasi yang secara langsung memberikan pelatihan peningkatan kapasitas serta kompetensi guru dalam mengajar anak didik.

Yoshua Yanottama, Senior Education Manager Cakap menjelaskan “Sistem pembelajaran yang mutakhir akan menjadi kunci dari kurikulum pada program ini, ” Ungkapnya. “Program ini memberi dua kompetensi utama: teknik pengajaran komunikatif dan penggunaan teknologi melalui Cakap interactive self-paced learning.”

Kurikulum disusun berdasarkan dari pengalaman pembelajaran online selama lebih dari 6 tahun di Cakap yang dikombinasikan dengan praktik terbaik dalam pengajaran bahasa. Dengan begitu, program ini akan relevan bagi mereka yang baru akan terjun ke dunia pengajaran maupun mereka yang telah berpengalaman namun ingin memperbaharui kemampuan mengajarnya.
(Hais/fka)

993 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

CLOSE
CLOSE
× Hallo Redaksi