Warga Segel Kantor Kelurahan Kencana?

MM – MENGEJUTKAN warga menyegel kantor kelurahan Kencana, Kecamatan Tanahsareal Kota Bogor. Penyegelan itu diduga pihak kelurahan dinilai lambat dalam penanganan penyelesaian masalah dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor. Minggu (3/1) dini hari.

Akibat kondisi tersebut, pemilik lahan Dr. Ir.  Edyson Muslim, MA, mengambil langkah tegas dengan menggembok gedung Kantor Kelurahan Kencana, Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor dan menempelkan selebaran penegasan tentang dugaan penyerobotan lahan tersebut.

Menurut Edyson, penggembokkan Kantor Kelurahan Kencana itu sengaja dilakukan pihaknya bersama warga setempat sebagai simbol telah terjadi kezaliman yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor terhadap lahan milik masyarakat.

“Saya sudah lelah malam ini dengan terpaksa Kantor Kelurahan Kencana kita gembok sebagai bukti bahwa kita tidak main main dengan masalah ini”kata Edyson.

Ditegaskan Edyson, awalnya pada tahun 1995 setelah Desa Kencana masuk menjadi wilayah Kota Bogor, kepala Desa Kencana yang waktu itu dijabat  Mamat,  meminjam lahan dengan tujuan untuk membangun Kelurahan Kencana,  karena kantor Desa yang lama diambil  pemiliknya ”Waktu itu saya izinkan dengan catatan jika lahan itu diperlukan maka saya akan mengambil kembali, dan waktu itu lurah Mamat setuju.” ungkap Edyson.

“Ternyata setelah dibangun kantor kelurahan,  saya sempat tercengang,  kok besar amat ya, padahal saya hanya mengizinkan sekitar 300 meter,  tetapi ternyata lahan untuk bangunannya saja seluas 480 meter, belum lagi untuk halaman dan jalan, maka diperkirakan memakan lahan seluas 700 meter. Artinya sudah keluar dari yang disepakati. Walaupun semula lahan itu diperuntukkan bagi fasos fasum dan bukan untuk perkantoran”tegas Edyson.

Untuk itu, tambah Edyson, Pemerintah Kota Bogor,  kita somasi   guna menyelesaikan permasalahan dugaan penyerobotan ini, tetapi hingga surat somasi ke tiga yang kita sampaikan, Pemerintah Kota Bogor, nampaknya  belum berniat baik untuk menyelesaikan permasalahan ini. Makanya dengan sangat berat hati Kantor Kelurahyan Kencana,  saya gembok,  agar Pemerintah Kota Bogor bisa saling menghargai terhadap permasalahan yang sedang terjadi”ujarnya.

“Somasi yang kami sampaikan bukan tanpa alasan, tetapi kami memiliki bukti bukti kepemilikkan yang sah.  Kami memiliki Akte Jual Beli atau AJB, kami juga memiliki Surat Keterangan Jual Beli (SPJB), Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT), Surat Pernyataan Kepemilikkan dan Penguasaan Tanah, Surat Girik atau C desa  serta surat keterangan tidak sengketa. Silakan saja jika Pemerintah Kota Bogor memiliki bukti bukti lain, perlihatkan kepada kami”papar Edyson.

Camat Tanah Sareal Kota Bogor Sahib Khan,  membenarkan jika pemilik lahan yang ditempati gedung Kelurahan Kencana itu melontarkan somasi dan menuntut agar permasalahan ini segera diselesaikan “Pihak pemilik lahan memang sudah melayangkan surat kepada pemerintah Kota Bogor, dan Pemerintah Kota Bogor sudah merespon surat somasi itu, kita sudah pernah mengadakan musyawarah di kantor Kecamatan Tanah Sareal dengan menghadirkan berbagai pihak. memang sedang kita kaji. Yang pasti kita akan segera selesaikan permasalahan ini dengan pemilik lahan” katanya.

Namun Camat Tansa mengatakan prihal ini jangan diatasnamakan warga tetapi perorangan, kasus ini murni Dr. Ir.  Edyson Muslim, MA.

ISMAIL

3,168 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

CLOSE
CLOSE
× Hallo Redaksi